Sabtu, 14 Februari 2015

Bahasa Indonesia VS Bahasa Malaysia

Bahasa Indonesia VS Bahasa Malaysia selalu menarik untuk kita belajar diantara kedua, kadang kala ketika kita google kita sendiri ter ‘senyam-senyum’ sebab banyak sekali artikel tentang perbedaan bahasa Indonesia VS bahasa Malaysia, namun yang mereka bahas cuman bahan tertawaan bahkan berbentuk ejekan. Kadang-kadang terpikir juga, gimana Indonesia dengan Malaysia ini baikan ya? Mereka kalau di internet selalu “meupake”, padahal kalau kita ke Malaysia mereka orang Malaysia terutama bangsa Melayu sangat ramah sekali dengan orang Indonesia, hal ini mungkin disebabkan bahasa Indonesia VS bahasa Malaysia yang hamper sama. Namun ada sedikit beda dan mungkin disebabkan oleh tata letak Bahasa keduanya.

Bahasa Indonesia VS Bahasa Malaysia

Mari kita mulai membahasnya, yang pertama sekali kata yang sangat saya ingat sampai sekarang yaitu “bila” kata ini dalam bahasa Indonesia bisa bermaksud “mungkin” maaf disini juga saya gagal memahaminya. Bahasa Indonesia saya di Rapor dulu juga sempat merah. Ha.ha.. Nah sekarang beralih ke Bahasa Malaysia, Kata “Bila” bisa bermaksud “kapan” ataupun “sejak kapan”. Contoh penggunaannya adalah “bila kamu sampai?” disini kalau di artikan kedalam bahasa Indonesia berarti “ kapan kamu sampai” dengan kalimat Tanya. Kata lainnya adalah “bila-bila”, contoh kalimatnya “bila-bila sahaja pun boleh” kata ini bisa saja berbentuk ungkapan maupun sebuah jawaban dari pertanyaan. Kalau di artikan ke bahasa Indonesia tetap aja artikan “kapan-kapan pun bisa”. 

Selanjutnya ada kata “percuma” kata ini memang sudah pernah saya bahas dalam artikel sebelumnya, namun mari kita bahas lagi secara mendalam. He.he.. kata-kata “percuma” dalam bahasa Indonesia berarti “tidak ada gunanya”, “sia-sia”. Contoh katanya adalah “percuma kamu minta maaf, tidak akan ku maaf kan”.  Kata-katanya ini mempunyai arti “ sia-sia saja”. Sedangkan dalam Bahasa Malaysia kata “percuma” berarti “gratis”, di Malaysia kata-kata ini jarang di ungkapkan oleh anak muda ya.. seperti kata-kata dalam bahasa Indonesia tadi. Kata-kata “percuma” di Malaysia sering kita dapati di supermarket, mall-mall, maupun plaza. Misalnya “beli satu, percuma satu” nah disini antinya kalau kita beli barang itu satu bermakna gratis satu. Di Indonesia dikalau di ungkapkan dua kali, artinya juga sama yaitu “Cuma-Cuma” yang artinya “gratis”.

Sebetulnya terdapat banyak sekali perbedaan yang mungkin tidak bisa dibahas dalam satu kali. Ada beberapa contoh lain yang akan saya kasi adalah “tentara” di Malaysia ada juga yang namanya “tentara” namun disana disebut “askar”. “polisi” disebut “Polis”. “bilik” yang berarti “kamar”.
Kata lainnya, “gula-gula”,  kalau kata “gula” artinya memang sama seperti dalam bahasa Indonesia yaitu bahan pemanis. Namun kata “gula-gula” disini berarti “permen”, kalau anda jalan-jalan ke Malaysia, jangan  minta “permen” ya. Karena mereka tidak tau tapi mintalah “gula-gula” biasa dijual 3 biji 20 sen. He,he..

Ada banyak lagi ya.. tapi tunggu saya bahas di artikel selanjutnya, sekian dulu artikel kali ini tentang Bahasa Indonesia VS Bahasa Malaysia, semoga bermanfaat buat saya peribadi dan juga buat anda-anda sekalian. Salam hangat.. jangan lupa baca juga artikel sebelumnya yang berjudul : Bahasa Malaysia VS Bahasa Indonesia. Sekian dan terima kasih…


0 Komentar Bahasa Indonesia VS Bahasa Malaysia

Posting Komentar

Back To Top