Senin, 12 Oktober 2015

Sejarah Singkat Pembangunan Tembok Cina

Tembok Cina merupakan salah satu situs warisan dunia yang telah ditetapkan oleh UNESCO sejak tahun 1987. Tembok ini merupakan tembok dan jembatan terpanjang di seluruh dunia, yang berada di Cina. Panjang Tembok Cina ini mencapai 21.196,18 km, data ini diambil dari berita Xin Hua dan angka yang telah dirilis oleh badan urusan Peninggalan Budaya Cina berdasarkan survey arkeologi yang telah dilakukan sejak tahun 2007.
Tembok Cina

Tembok Cina Sebagai The Great Wall Terpanjang Di Dunia

Tembok Cina atau The Great wall ini memiliki rentetan pembangunan yang cukup panjang, sepanjang sejarah pembuatannya. Menurut beberapa sumber sejarah Tembok Cina mulai dibangun pada masa 500 sebelum masehi dan pembangunannya selesai pada masa pemerintahan Kaisar Qin Shi Huang. Pada abad di 9,yaitu sebelum masehi menurut sumber, pada bagian tengah China menyambung dan membangun benteng serta menara api senjadi tembok yang sangat panjang. Sambungan ini dibangun untuk pos penjagaan di perbatasan, agar mudah mengetahui apabila ada serangan dari etnis tertentu dari bagian utara Cina.

Pembangunan Tembok Cina Sebagai Benteng Pertahanan

Pada masa kekaisaran Chin Qui ada banyak pertikaian dan perang pada masa itu, sehingga para pemimpin kerajaan tersebut membangun tembok-tembok besar, yang berlokasi di sekitar gunung-gunung dan bukit perbatasan  untuk mengantisipasi serangan musuh. Tahun 221 SM Kaisar Qin Shi Huang mempersatukan tembok-tembok tersebut menjadi satu tembok besar berfungsi dari serangan musuh dari etnis nomadik Mongolia yang terletak di Cina Utara dan untuk mempertahankan daerah kekuasaan. Dalam benteng dan menara api Tembok Cina ini biasanya dijadikan tempat untuk penyimpanan senjata, bahan pangan, tempat istirahat prajurit, sebagai kubu pertahanan musuh dan prajurit akan menyalakan api pada menara api di waktu malam, sehingga pada siang hari kabar serangan musuh dapat tersebar dengan cepat ke seluruh negeri.
Tembok cina

Pada masa dinasti ini pula tembok besar Cina diperpanjang kembali hingga 10.000 km. Pembangunan tembok ini menghabiskan waktu lebih dari 2000 tahun. Setiap pergantian kaisar, tembok ini selalu ditambah panjang bangunannya sehingga seperti sekarang yang kita lihat. Selain sebagai benteng pertahanan, tujuan pembangunan dari benteng ini untuk mengontrol proses imigrasi  mengawasi jalur perdagangan di sekitar Cina. Saat ini hanya tersisa 8.2% dari tembok asli yang tersisa utuh dan terawat. Sedangkan sisanya dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Tembok Cina satu-satunya tembok yang dapat dilihat dari satelit luar angkasa.

0 Komentar Sejarah Singkat Pembangunan Tembok Cina

Posting Komentar

Back To Top